Senin, 09 November 2020

JANGAN PADAMKAN ROH



1 Tesalonika 5:19 (TB)  Janganlah padamkan Roh, 


Ayat ini termasuk ayat yang pendek dalam Alkitab dan merupakan sebuah nasehat yg diberikan bagi orang percaya, "Janganlah padamkan Roh".

Kata "Roh" disini ditulis dengan huruf besar yang menunjuk kepada Roh Kudus.

Rasul Paulus berkata "Jangan padamkan Roh".

Kata "Padam" itu artinya mati, tidak menyala atau tidak berkobar lagi.

Apa yang bisa kita pelajari dari nasehat "Jangan padamkan Roh" ini? 

1. Roh Kudus di gambarkan seperti api. Band Kis. 2. Waktu Roh Kudus di curahkan pada Hari Pentakosta, disana di jelaskan bahwa Roh Kudus seperti lidah-lidah api memenuhi murid-murid di loteng Yerusalem.

2. Roh Kudus yang seperti api itu bisa padam.

Artinya Roh Kudus itu bisa menyala dan bisa juga padam.

Karena itulah kita dinasehatkan "jangan padamkan Roh Kudus"  itu dalam hidup kita.

Ada 4 hal yang akan kita lihat terkait "Jangan padamkan Roh" ini.


1. Apa artinya memadamkan Roh?

Memadamkan Roh artinya memadamkan karya Roh Kudus atau peranan Roh Kudus di dalam kehidupan kita.

Jemaat Tesalonika adalah jemaat yang mengalami karya Roh Kudus yang luar biasa dalam hidup mereka. Mereka izinkan Roh Kudus berkarya dalam hidup mereka:

# Jemaat Tesalonika menjadi penurut2 Allah

# Mereka bersuka cita menerima kebenaran Firman Tuhan walau mereka alami penindasan yang berat.

# Kehidupan mereka menjadi kesaksian.

# Mereka meninggalkan berhala-berhala dalam hidup mereka lalu mengikuti Allah yang mereka percayai.

# Mereka menjadi jemaat yang menantikan kedatangan Yesus ke-dua kali.

Masihkah peranan Roh Kudus itu kita alami dalam hidup kita ataukah sudah padam perananNya itu dalam hidup kita? Hanya saudara dan Tuhan sendiri yang tahu.


2. Bagaimana kita dapat memadamkan Roh Kudus dalam hidup kita?

a. Kita dapat memadamkan Roh Kudus lewat kemalasan ( malas beribadah, malas berdoa, malas membaca dan merenungkan firman Tuhan, malas melayani Tuhan). Ibr. 10:25, Rom. 12:11.

b. Menganggap rendah karunia-karunia Roh.

I Tes 5:20. Nubuat-nubuat itu bicara karunia roh.

Firman Tuhan katakan jangan menganggap rendah karunia-karunia Roh.

Menganggap rendah itu artinya: meremehkan, menghina, menista.

Nubuat artinya pesan dari Allah yang disampaikan Allah melalui seseorang atau melalui nabi-nabinya

Nubuat ini biasanya berhubungan dengan hal-hal yang akan datang di kemudian hari.

Waktu kita meremehkan karunia nubuat berarti kita sedang tidak mau menerima pengajaran firman Tuhan.

Dan waktu kita tidak mau menerima pengajaran  firman Tuhan itu sama dengan kita sedang memadamkan Roh dalam hidup kita. 2 Timotius 3:16-17

c. Melalui Dosa atau Kejahatan

1 Tesalonika 5:22 (TB)  Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan. 

Segala jenis kejahatan artinya segala bentuk, segala rupa, segalam macam kejahatan. Kejahatan dalam ayat ini sinonimnya adalah dosa.

Dosa itu seperti air yang di curahkan kedalam api. Jadi waktu kita hidup dalam dosa sama artinya kita sedang menyiram (memadamkan) api Roh Kudus dengan air.

Kata "menjauhkan diri" artinya menjauhkan diri kita dari segala kemungkinan untuk tidak mau menjadi alat kejahatan atau menjadi kaki tangan kejahatan.

Ada dua dosa di Akhir Zaman.

# Dosa media sosial.

- Media sosial bisa digunakan untuk hal-hal yang baik dan bisa juga untuk hal yang tidak baik.

- Media Sosial bisa digunakan untuk hal-hal yang berguna dan bisa juga untuk hal-hal yang tidak berguna.

- Jika Media Sosial digunakan untuk hal-hal yg tidak baik dan tidak berguna itu akan menjadi dosa. 

Ex: untuk menipu, sebar berita hoax, melakukan fitnah, dll.

I Kor 6:12; Rom 12:2

# Dosa hawa nafsu.

Kalau dosa hawa nafsu ini dihubungkan dengan sex, itu artinya mencari kesenangan melalui aktifitas yang tidak benar. 

Contoh:

- Melakukan hubungan sex antara laki-laki dengan laki-laki atau perempuan dengan perempuan.

- Melakukan hubungan sex di luar pernikahan

- Melakukan hubungan sex kepada yang bukan pasangannya.

- Dengan binatang

- Dengan mayat, dll

Ini salah satu dosa yang dilakukan oleh banyak orang dilakukan orang di akhir zaman.

Dosa sex itu bisa menghancurkan kebahagian rumah tangga,  mengakibatkan perceraian, mengakibatkan kehamilan di luar nikah, terjadinya dosa aborsi, akibatkan berbagai macam penyakit dan terjadinya pembunuhan.

Dosa sex ini juga dapat merusak hubungan kita dengan Tuhan.

Ibrani 13:4, I Kor.6:9-10


3. Apa yang harus kita lakukan supaya api Roh Kudus itu tidak padam dalam hidup kita?

a. Kita harus kobarkan terus api Roh Kudus itu dalam hidup kita. 2 Tim.1:6.

Kata "Kobarkan" kata lainnya adalah bangkitkan atau hidupkan. 

Kobarkan disini artinya adalah dikipas supaya menyala semakin besar.

Bagaimana caranya mengobarkan api Roh Kudus itu supaya terus menyala?

Dengan cara kita berdoa dalam roh. I Kor. 14:2-4a.

b. I Tes.5:16-18. 

1 Tesalonika 5:16-18 (TB)  Bersukacitalah senantiasa. 

17 Tetaplah berdoa. 

18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

Senantiasa, tetaplah, dan dalam segala hal adalah 3 kata yang menunjukkan kebiasaan (sesuatu yang dilakukan berulang-ulang, atau bahasa lainnya menjadi gaya hidup).

Kalau kita ingin Api Roh Kudus tetap menyala, kita harus melakukan dan menjadikan 3 hal ini menjadi kebiasaan atau gaya hidup kita.


4. Akibat kalau Roh Kudus Padam.

a. Mudah sakit hati

b. Mengandalkan kekuatan diri sendiri dan bukan mengandalkan Tuhan

c. Bosan dalam beribadah

d. Masih melayani tapi spiritnya sudah tidak ada.







Sabtu, 24 Oktober 2020

JANGAN JUAL KEBENARAN


Bp. Gembala

Amsal 23:23

Kata "jangan" adalah satu kata yang menyatakan melarang (tidak boleh atau tak usah kita lakukan).

Yang tidak boleh kita lakukan dalam ayat ini adalah menjual kebenaran.

Kata "jual" atau "menjual" artinya ada 3:

a. Memberikan sesuatu kepada orang lain untuk memperoleh uang pembayaran.

b. Menggunakan cara-cara jahat untuk kepentingan pribadi.

c. Mengkhianati.

Jual itu lawannya adalah beli.

Amsal 23:23 mengatakan bahwa kita diperbolehkan membeli kebenaran tapi tidak di perbolehkan menjual kebenaran.

Kenapa sampai datang kebenaran firman Tuhan ini? Karena banyak orang percaya yang menjual kebenaran itu dalam hidup hidup mereka.


Kita akan melihat 3 hal dalam ayat ini.

A. Apakah Kebenaran itu?

Dalam Yohanes 18:38 

Yohanes 18:38 (TB)  Kata Pilatus kepada-Nya: "Apakah kebenaran itu?"

Dalam bahasa Ibrani "Emen", Yun "Aletheia":

a. Menyatakan apa yang sesuai dengan kenyataan

b. Hal yang otentik yang dapat dipercaya atau yang asli.

c. Dapat diandalkan semata-mata benar.

Siapakah sesungguhnya yang dimaksud kebenaran itu? Yoh.14:6, Yoh.17:17, Yoh.18:37.

Dari 3 ayat ini dapat kita lihat siapa sesungguhnya kebenaran itu. Kebenaran itu tidak lain adalah Yesus sendiri.

Orang yang percaya kepada Yesus sebagai kebenaran, orang itu punya kebenaran dalam hidupnya. Dan Yesus mengehendaki mereka hidup dalam kebenaran.

Kebenaran itu bukan sesuatu yang ada di otak atau pikiran kita tapi Kristus berdiam di dalam hati kita.

1 Petrus 2:24 (TB)  Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

Amsal 11:19 (TB)  Siapa berpegang pada kebenaran yang sejati, menuju hidup, tetapi siapa mengejar kejahatan, menuju kematian. 


2. Apakah Membeli Kebenaran Itu?

Kata membeli:

a. Memperoleh sesuatu melalui pembayaran.

b. Memperoleh sesuatu dengan pengorbanan yang berat.

Membeli kebenaran yang dimaksud oleh Amsal adalah pengorbanan untuk mendapatkan kebenaran itu. Jadi bukan seperti membeli barang dimana kita mengeluaran uang untuk mendapatkan barang itu.

Ada 3 contoh untuk membeli kebenaran:

1. Mat.6:33. Orang itu mencari dahulu kerajaan Allah dan kebebarannya.

Cari berarti ada usaha yang kita lakukan.

Matius 6:31-32 (TB)  Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?

32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.

2. Mat.3:37. Orang yang membeli kebenaran orang itu akan hidup di dalam kejujuran.

Orang yang hidup dalam kejujuran Amsal 11:3 berkata "Orang yang jujur dipimpin oleh ketulusannya, tetapi pengkhianat dirusak oleh kecurangannya"

Kolose 4:1 (TB)  Hai tuan-tuan, berlakulah adil dan jujur terhadap hambamu; ingatlah, kamu juga mempunyai tuan di sorga.

3. I Pet. 3:14. Orang itu rela menderita karena kebenaran itu.

1 Petrus 2:20-21 (TB)  Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa? Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu harus menderita, maka itu adalah kasih karunia pada Allah.

21 Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.


3. Apakah Menjual Kebenaran itu?

Menjual kebenaran:

a. Meremehkan kebenaran

b. Mengkhianati kebenaran

Kitab Amsal ini di tulis oleh raja Salomo. Dan raja Salomo adalah salah satu contoh orang yang jual kebenaran. Saat raja Salomo mulai kuat, ia menjadi raja yang disegani, ia banyak menerina upeti dari raja lain, ia mulai jual kebenaran, ia kawin dengan banyak wanita dari bangsa-bangsa lain. Dampaknya Salomo mulai menyembah patung pahala dari istreri-isterinya tersebut. Janganlah kita menjadi raja Salomo ini.

Contoh berikutnya yang menjual kebenaran adalah Esau, anak sulung Yakub.

Ibrani 12:16-17 (TB)  Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan. 

Hak kesulungan itu bicara keselamatan yang kekal. 

Apakah orang percaya bisa menjual kebanaran? Sangat bisa. Caranya? Bisa demi mendapatkan harta kekayaan, pasangan hidup, proyek, jabatan dan kedudukan, kenikmatan hidup seperti Esau dll.

Mengapa orang bisa menjual kebenaran?

1. Karena menganggap murah atau rendah kebenaran itu.

2. Karena menganggap yang sementara lebih berharga dari yang kekal.

2 Korintus 4:18 (TB)  Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.

2 Korintus 5:10 (TB)  Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat. 





















Sabtu, 10 Oktober 2020

Menjadi Penyembah Yang Benar (part 2)



Minggu, 11 Okt 2020

MENJADI PENYEMBAH YANG BENAR (part 2).

2. Menyembah di dalam roh 

Mengapa kita harus menyembah di dalam roh? Karena dengan roh kita dapat berhubungan dengan Allah yang adalah Roh kapanpun dan dimanapun.

Roh kita yang dikuasi oleh Roh Kudus akan mampu memberikan kekuatan kepada tubuh dan jiwa kita untuk menyembah kepada Allah yang benar.

Sekalipun tubuh kita sedang sakit atau sedang mengahapi masalah namun Roh Kusus memampukan kita untuk menyembah Allah yang benar.

Penyembahan yang tidak terbatas adalah ketika roh kita selalu berhububgan dengan Allah.

Dalam PB kata menyembah ini di tulis dengan kata "Proskuneo".

Kata ini mengandung 3 arti:

a. Mencium. 

Mencium ini dilakukan dari dekat bukan dari jauh. Menyembah atau mencium ini artinya yang menyembah dan yang di sembah ada hubungan yang dekat dan intim.

Kenapa penyembah itu harus punya hububgan yang dekat dengan yang disembah?

Mat.15:8-9 karena ada yang yang menyembah tapi hubungannya tidak intim atau tidak dekat dengan yang di sembah. Hati merrka jauh dari Allah yang disembah. Dan penyembahan yang seperti iti dikatakan percuma.

b. Seperti anjing menjilat tangan tuannya.

Waktu anjing menjilat tangan tuannya itu artinya anjing itu sedang mengekspresikan kasihnya, kesetiaannya, ketaatannya kepada tuannya.

Jadi waktu kita menyembah Allah dalam roh itu karena kita mengasihi, setia dan taat kepada Allah.

c. Bersujud atau tersungkur di dalam pemujaan atau penghormatan.

Wahyu 4:10-11. 


3. Menyembah Dalam Kebenaran.

Apa artinya menyembah dalam kebenaran?

Apa kebenaran itu?

Yoh.17:17. Kebenaran itu adalah Firman Allah. Jadi kalau orang itu menyembah dalam kebenaran, orang itu menyembah Allahnya sesuai dengan kebenaran firman Tuhan.

Apakah menyembah sesuai dengan firman Tuhan itu?

a. Menyembah mengikuti apa yang firman Tuhan kayakan, bukan mengikuti cara kita, kehendak atau selera kita.

Ibrani 12:28.

b. Penyembahnya itu hidup di dalam kebenaran.

3 Yoh.1:3-4.

Sabtu, 03 Oktober 2020

Menjadi Penyembah Yang Benar

 Bp.Gembala


Menjadi Penyembah Yang Benar

Pembicara: Pdt.Samuel M. Karundeng

Minggu, 04 Oktober 2020

Yohanes 4:23-24

Yohanes 4:23-24 (TB)  Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

Dua ayat ini adalah perkataan Yesus yang Yesus nyatakan kepada seorang perempuan Samaria di sebuah sumur. Orang-orang Samaria masa itu punya tempat penyembahan di Gunung Gerizim, ibu kota Kerajaan Yehuda.

Saat Salomo memerintah, bangsa Israel terpecah dua yaitu Kerajaan Israel dan Kerajaan Yehuda. Kerajaan Israel ibu kotanya Yerusalem, Kerajaan Yehuda ibu kotanya Samaria.

Perempuan Samaria ini mengatakan bahwa mereka menyembah di gunung Gerizim. Israel menyembah di kota Yerusalem.

Tapi Yesus datang kepada perempuan ini: Yohanes 4:23-24 (TB)  Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

Artinya penyembahan itu tdk lagi di tentukan kepada  tempatnya, atau arahnya atau kiblatnya.

Apa Penyembah itu?

Penyembah itu sama dengan pemuja, orang yang memuja. Jd penyembah itu berbicara tentang orangnya

Ada penyembah yang benar, yang tidak benar, dan palsu.

Penyembah yang Tidak benar adalah orang-orang yang tidak percaya Yesus.

Penyembah Palsu atau tiruan adalah sepertinya dia menyembah yang tidak benar, sepertinya sama padahal tidak sama.

Yang kita akan lihat dalam firman Tuhan ini adalah Penyembah yang benar.

Penyembah yang benar ini menunjuk kepada kita orang percaya.

Apakah orang percaya pasti menjadi penyembah yang benar?

Jawabannya: belum tentu. 

Ada yang sudah menjadi penyembah yang benar tapi lebih banyak menjadi penyembah yang tidak benar.

Apakah penyembah yang benar itu?

Penyembah yang benar adalah penyembah yang menyembah Allah yang benar, yaitu Allah di dalam Yesus Kristus. Kita tidak percaya allah diluar Yesus.

Mengapa Allah perintahkan kita untuk menyembah Allah yang benar? Karena ada yang tidak menyembah Allah di dalam Yesus Krisrtus.

Keluaran 20:3-5 (TB)  Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku. 

4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.

5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku, 

Berarti ada Allah yang benar, ada Allah yang tidak benar. Allah yang tidak benar itu adalah allah yang lain di luar Tuhan kita Yesus Kristus. Firman Tuhan berkata "jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku". Artinya jangan kita menyembah kepada allah yang tidak benar.

Kenapa Allah melarang umatNya untuk tidak menyembah Allah yang lain? Karena ada orabg yang menyembah allah yang tidak benar.

Mikha 5:12 (TB)  (5-11) Aku akan melenyapkan alat-alat sihir dari tanganmu, dan tukang-tukang peramal tidak akan ada lagi padamu. 

Alat-alat sihir itu adalah jimat-jimat dan kartu-kartu peramal.

Mengapa kita orang percaya harus menjadi penyembah yang benar?

Yoh.4:23, sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah yang benar.

Kata "Menghendaki", T.Lain: Menuntut, mencari, berkenan.

Bagaimana menjadi penyembah yang benar itu?

Ay.23, Menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran.

Artinya tidak menyembah tergantung pada tempat, arah atau kiblat, tapi menyembahNya dimana saja di dalam roh dan kebenaran.

Mengapa harus menyembah di dalam roh dan kebenaran?

Ay.24, karena Allah itu adalah Roh.

Apa artinya Allah itu Roh?

Ini menunjukkan bahwa keradaanNya berbeda dengan apapun. Bukan bersifat materi (sesuatu yang dapat dilihat), tapi bersifat Roh (pribadi yang tak dapat dilihat?Juga bukan (tanpa) komposisi. Komposisi itu susunan atau gubahan.

Kalau Allah itu Roh, apa bedanya dengan manusia dan malaikat yang juga adalah roh?

Allah yang adalah Roh tidak ada awal dan tidak ada akhir. Sementara Malaikat dan manusia yang juga adalah roh, ada awalnya tapi tidak ada akhirnya. Itulah bedanya.

Tidak ada awal dan tidak ada akhir karena Dia adalah pencipta. Sedangkan manusia dan malaikat itu di ciptakan.

Apakah menyembah dalam roh dan kebenaran itu?

Yohanes 4:23 (TB)  Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

Kita akan melihat 3 hal disini:

a. Kata "Menyembah"

Apakah Menyembah itu? Menyembah itu dipakai berkaitan dengan kelayakan, kemuliaan dan kehormatan seseorang. Yang layak menerima kemuliaan dan kehormatan itu hanya Tuhan kita Yesus Kristus. Kita tidak boleh menyembah sesuatu yang tidak memenuhi 3 syarat ini.

Contoh: patung. Apakah patung itu layak nggak dia menerima penyembahan? Tidak.


(Bersambung Minggu Depan....)






Sabtu, 12 September 2020

KEJARLAH KEKUDUSAN

Minggu, 13 September 2020
Pdt. Samuel M. Karundeng.


Kejarlah Kekudusan.
Ibrani 12:14

Ibrani 12:14 (TB)  Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.

Kita akan melihat bagian B ayat 14, "Kejarlah kekudusan"

Kata "Mengejar" artinya:
- Berlari untuk menyusul atau menangkap sesuatu (memburu)
- Berusaha keras untuk hendak mencapai atau mendapatkan sesuatu.

Kata "Kudus" dalam bahasa Ibrani: Qadosh
- terpisah atau pemisahan, atau dipisahkan dari yang lain
- naik lebih tinggi
- dikhususkan oleh Allah untuk tugas-tugas khusus

Sedangkan dalam bahsa Yunani, kata "Kudus" ditulis dengan dua kata:
- Hagios
- Kataros.

Hagios : Kudus sebagai anugerah Tuhan semata-mata. Tidak ada peran dari kita. Ini kita terima saat kita percaya Yesus.

Kataros : Suci, murni, bersih. Ada peran kita.

Untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali kita harus Kejar Kekudusan. Jadi Ada peran kita dalam kekudusan

Kekudusan seperti apa yang Tuhan inginkan dalam hidup kita?
Ibrani 1:15. Seluruh hidup kita (bukan sebagian).

Yang di maksud dengan "Seluruh hidup kita", adalah I Tes 5:23: roh, jiwa dan tubuh kita. Jadi 3 hal ini harus dikuduskan.

Apa itu roh, jiwa dan tubuh?

- Roh
Roh itu adalah penyebab adanya kehidupan. Dari roh ini kita pakai untuk menyembah kepada Tuhan dan bukan kepada tuhan.

- Jiwa
Di dalam jiwa ada pikiran, perasaan dan kehendak.

- Tubuh
Dalam tubuh ada panca indra: hidung, mata, telinga, lidah, dan kulit

Hari-hari ini banyak orang lebih mengejar hal-hal yang bersifat duniawi: Keberhasilan, kekayaan, kesuksesan, popularitas dll. Karena itu mereka tidak lagi menempatkan perkara-perkara rohani sebagai hal yang utama. Hanya sedikit orang percaya yang mengejar kekudusan.

Mengapa kita harus mengejar kekudusan?

1. Karena kekudusan adalah kehendak Tuhan (kemauan Tuhan, permintaan Tuhan).

Efesus 1:4 (TB)  Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.

1 Tesalonika 4:3 (TB)  Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan, 

Menjelang kedatangan Yesus kedua kali, kekudusan ini yang seharusnya kita kejar. Bukan perkara duniawi karena itu tidak memberikan jaminan ketenangan dalam hidup kita.

2. Karena Allah adalah Kudus.
1 Petrus 1:16 (TB)  sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.  

3. Kekudusan adalah perhiasan dalam hidup kita.
1 Tawarikh 16:29 (TB)  Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah menghadap Dia! Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan. 

4. Tanpa Kekudusan tidak seorangpun melihat Allah.
Ibrani 12:14 (TB)  Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.

Melihat disini adalah melihat muka dengan muka.

1 Yohanes 3:2-3 (TB)  Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya. 
3 Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci. 

Bagaimana Cara Mengejar Kekudusan?
Ada 4 Cara.

1. Mazmur 119:9. Jaga hidup kita dengan firman Tuhan.
Kalau dalam hidup kita ada firman, maka dimanapun kita berada kita tidak akan melakukan hal-hal yang berdosa atau tidak kudus. Maz.119:11

2. Roma 12:1. Kita harus memiliki ibadah yang sejati. Ibadah yang sejati adalah Ibadah yang Tuhan mau, ibadah yang sungguh-sungguh, tidak menurut cara kita tapi menurut caranya Tuhan. Contoh tidak terlambat dalam ibadah, apa lagi pelayan Tuhan. 

3. Roma 12:2. Jangan menjadi serupa dengan dunia ini.
Kalau orang dunia pake dukun, orang dunia suka menipu, dll, kita tidak mau.

Orang yang serupa dengan dunia, Yakobus 4:4.
- Orang yang tidak setia.
- Menjadikan dirinya musuh Allah.

4. 2 Tim.2:21. Menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat.



Sabtu, 05 September 2020

CARI DAN PIKIRKAN PERKARA YANG DI ATAS

Khotbah IR Minggu, 06 September 2020

Pembicara: Pdt. Samuel M. Karundeng.



CARI DAN PIKIRKAN PERKARA YANG DIATAS


Kolose 3:1-4 (TB)  1 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.

2 Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. 

3 Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah. 

4 Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

- Mencari artinya berusaha untuk mendapatkan sesuatu.

- Pikirkanlah artinya meletakkan pikiran pada sesuatu

- Perkara yang diatas berbicara perkara yang disurga

- Perkara yang dibumi: perkara yang fana atau sementara.

FT menasehatkan Cari dan pikirkan perkara yang diatas bukan yang dibumi.

Kita akan lihat 5 hal yang akan kita lihat.

1. Mengapa kita harus memikirkan perkara yang diatas.

Kalau FT memberikan satu nasehat berarti ada alasan dari nasehat FT itu.

Mengapa kita harus cari dan pikirkan perkara dan yang diatas?

a. Fil.3:20 Karna kewarganegaraan kita adalah didalam sorga.

Warga negara artinya semua penduduk di suatu negara atau bangsa yang berdasarkan keturunan, tempat kelahiran, dan sebagainya, serta memiliki hak dan kewajiban penuh sebagai seorang warga negara di negara tersebut.

Artinya warga negara kita dibumi ini hanya sementara karena warga negara kita yang sebenarnya adalah di dalam sorga. Karena itulah kita harus mencari perkara yang disorga. Didunia kita hanya menumpang sementara.

b. Pkh.2:11. Karena segala sesuatu yang dibumi ini adalah kesia-siaan.

Dikatakan sia-sia, karena semua yang ada di dalam dunia ini fana adanya.

Band. Matius 16:26 (TB)  Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

c. Karena Kedatangan Yesus kedua kali yang semakin dekat.

2. Bagaimana cara mencari dan memikirkan perkara yang diatas?

a. Kol.3:1a. Kalau kita sudah di bangkitkan bersama dengan Kristus.

Dibangkitkan sama dengan dihidupkan.

Artinya sebelumnya kita mati.

Kapan kita sudah di bangkitkan bersama dengan Kristus?

Efesus 2:4-6 (TB)  Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, 

5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita — oleh kasih karunia kamu diselamatkan --

6 dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga.

Jadi kita dibangkitkan bersama dengan Kristus waktu Yesus menyatakan kasihNya yang besar kepada kita.

Kapan Yesus menyatakan kasihNya yang besar? Waktu kita diselamatkan dari dosa-dosa dan kesalahan kita.

b. Kol.3:3. Kalau hidup kita tersembunyi bersama dengan Kristus.

Apa maksud kita tersembunyi disini:

- Hidup kita dilingkupi (ditudungi, diselubungi) oleh Kristus.

Artinya yang kelihatan dalam hidupnya adalah Kristus.

Galatia 2:20 (TB)  namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku. 

3. Apa perkara yang diatas itu?

a. Mat.6:33. Kerajaan Allah dan kebenarannya.

Apa kerajaan Allah itu?

Roma 14:17 (TB)  Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

b. Filipi 4:8 (TB)  Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. 

4. Apa perkara yang dibumi?

1 Yohanes 2:16 (TB)  Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

- Keinginan Daging, Gal.5:19-21.

- Keinginan Mata.

Mata itu berkaitan erat dengan hati.

Apa yang kita lihat akan menimbulkan berbagai keingininan. Jika kita tidak jaga dapat membuat kita tersandung atau jatuh.

Amsal 27:20 (TB)  Dunia orang mati dan kebinasaan tak akan puas, demikianlah mata manusia tak akan puas. 

Lukas 11:34 (TB)  Matamu adalah pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu.

- Keangkuhan Hidup. 

Kata lainnya kesombongan. Menghargai diri lebih dari orang lain.

5. Janji Tuhan bagi orang yang mencari dan memikirkan Perkara yang di atas.

Kolose 3:4 (TB)  Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.


Kapan Kristus menyatakan diriNya? Waktu kedatanganNya yang kedua kali.

Sabtu, 29 Agustus 2020

Proses Penantian Roh Kudus

Pdt. Syam Manampiring - Bekasi



PROSES PENANTIAN ROH KUDUS

Kisah Para Rasul 1:4 (TB)  Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang — demikian kata-Nya —"telah kamu dengar dari pada-Ku.


Kisah Para Rasul 1:5 (TB)  Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."


Beberapa informasi yang beredar, kita Pantekosta lah yang pertama kaki di lawat oleh Tuhan. Ada banyak gereja bangga memuji Tuhan dengan upaya apapun hanya untuk menyenangkan Tuhan, tapi tidak ada pekerjaan Tuhan di dalam hidup mereka. Memuji Tuhan itu baik, tapi yang lebih baik adalah jika Tuhan datang dalam hidup kita dengan kuasa Roh Kudus. Ini baru istimewa.


1. Roh Kudus di Janjikan.

Ketika Yesus naik kesorga, Ia berpesan kepada murid2-Nya aga tidak meninggalkan Yerusalem sebelum Roh Kudus turun ke atas mereka.


Sebelum penuh dengan Roh Kudus, Petrus menyangkal Yesus. Tapi ketika penuh dengan Roh Kudus, Petrus memenangkan 3000 jiwa dalam pelayanannya.


2. Roh Kudus harus diminta.

Artinya tidak datang sendirinya. Makanya ada doa 10 malam untuk dipenuhi dengan Roh Kudus. Kita akan disingkirkan dengan Roh Kudus ketika Antikristus datang memerintah.


Lukas 11:13 (TB)  Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."


Saat ibadah, kita memberikan sesuatu kepada Tuhan. Ini dari kita kepada Tuhan. Tapi dari Tuhan kepada kita itu yang istimewa, yaitu kuasa Roh Kudus. Dan ini kita harus kita minta.


3. Roh Kudus Turun. 

Kisah Para Rasul 1:8 (TB)  Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."


Jadi Roh Kudus itu harus kita minta supaya turun dalam hidup kita.


Yohanes 20:22 (TB)  Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus.


Cara kerja Roh Kudus berbeda kepada satu dengan yang lain, tidak seragam. 


4. Roh Kudus Masuk Dalam Hati.

Setelah Roh Kudus turun  Roh Kudus masuk ke dalam hati kita.


Yohanes 7:37-38 (TB)  Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!

38 Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."

39 Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.


5. Roh Kudus Memenuhi.

Orang yang menyembah Tuhan belum tentu penuh Roh Kudus.


Kisah Para Rasul 2:4 (TB)  Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.


Ketika kita menyembah Tuhan dengan bahasa kita, itu kita dengan Tuhan. Taoi saat kita penuh dengan Roh Kudus, itu Tuhan dengan kita.


Karena itu selalu minta Roh Kudus untuk memenuhi kehidupan saudara.