Sabtu, 12 September 2020

KEJARLAH KEKUDUSAN

Minggu, 13 September 2020
Pdt. Samuel M. Karundeng.


Kejarlah Kekudusan.
Ibrani 12:14

Ibrani 12:14 (TB)  Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.

Kita akan melihat bagian B ayat 14, "Kejarlah kekudusan"

Kata "Mengejar" artinya:
- Berlari untuk menyusul atau menangkap sesuatu (memburu)
- Berusaha keras untuk hendak mencapai atau mendapatkan sesuatu.

Kata "Kudus" dalam bahasa Ibrani: Qadosh
- terpisah atau pemisahan, atau dipisahkan dari yang lain
- naik lebih tinggi
- dikhususkan oleh Allah untuk tugas-tugas khusus

Sedangkan dalam bahsa Yunani, kata "Kudus" ditulis dengan dua kata:
- Hagios
- Kataros.

Hagios : Kudus sebagai anugerah Tuhan semata-mata. Tidak ada peran dari kita. Ini kita terima saat kita percaya Yesus.

Kataros : Suci, murni, bersih. Ada peran kita.

Untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali kita harus Kejar Kekudusan. Jadi Ada peran kita dalam kekudusan

Kekudusan seperti apa yang Tuhan inginkan dalam hidup kita?
Ibrani 1:15. Seluruh hidup kita (bukan sebagian).

Yang di maksud dengan "Seluruh hidup kita", adalah I Tes 5:23: roh, jiwa dan tubuh kita. Jadi 3 hal ini harus dikuduskan.

Apa itu roh, jiwa dan tubuh?

- Roh
Roh itu adalah penyebab adanya kehidupan. Dari roh ini kita pakai untuk menyembah kepada Tuhan dan bukan kepada tuhan.

- Jiwa
Di dalam jiwa ada pikiran, perasaan dan kehendak.

- Tubuh
Dalam tubuh ada panca indra: hidung, mata, telinga, lidah, dan kulit

Hari-hari ini banyak orang lebih mengejar hal-hal yang bersifat duniawi: Keberhasilan, kekayaan, kesuksesan, popularitas dll. Karena itu mereka tidak lagi menempatkan perkara-perkara rohani sebagai hal yang utama. Hanya sedikit orang percaya yang mengejar kekudusan.

Mengapa kita harus mengejar kekudusan?

1. Karena kekudusan adalah kehendak Tuhan (kemauan Tuhan, permintaan Tuhan).

Efesus 1:4 (TB)  Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.

1 Tesalonika 4:3 (TB)  Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi percabulan, 

Menjelang kedatangan Yesus kedua kali, kekudusan ini yang seharusnya kita kejar. Bukan perkara duniawi karena itu tidak memberikan jaminan ketenangan dalam hidup kita.

2. Karena Allah adalah Kudus.
1 Petrus 1:16 (TB)  sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.  

3. Kekudusan adalah perhiasan dalam hidup kita.
1 Tawarikh 16:29 (TB)  Berilah kepada TUHAN kemuliaan nama-Nya, bawalah persembahan dan masuklah menghadap Dia! Sujudlah menyembah kepada TUHAN dengan berhiaskan kekudusan. 

4. Tanpa Kekudusan tidak seorangpun melihat Allah.
Ibrani 12:14 (TB)  Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.

Melihat disini adalah melihat muka dengan muka.

1 Yohanes 3:2-3 (TB)  Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya. 
3 Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci. 

Bagaimana Cara Mengejar Kekudusan?
Ada 4 Cara.

1. Mazmur 119:9. Jaga hidup kita dengan firman Tuhan.
Kalau dalam hidup kita ada firman, maka dimanapun kita berada kita tidak akan melakukan hal-hal yang berdosa atau tidak kudus. Maz.119:11

2. Roma 12:1. Kita harus memiliki ibadah yang sejati. Ibadah yang sejati adalah Ibadah yang Tuhan mau, ibadah yang sungguh-sungguh, tidak menurut cara kita tapi menurut caranya Tuhan. Contoh tidak terlambat dalam ibadah, apa lagi pelayan Tuhan. 

3. Roma 12:2. Jangan menjadi serupa dengan dunia ini.
Kalau orang dunia pake dukun, orang dunia suka menipu, dll, kita tidak mau.

Orang yang serupa dengan dunia, Yakobus 4:4.
- Orang yang tidak setia.
- Menjadikan dirinya musuh Allah.

4. 2 Tim.2:21. Menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat.



Sabtu, 05 September 2020

CARI DAN PIKIRKAN PERKARA YANG DI ATAS

Khotbah IR Minggu, 06 September 2020

Pembicara: Pdt. Samuel M. Karundeng.



CARI DAN PIKIRKAN PERKARA YANG DIATAS


Kolose 3:1-4 (TB)  1 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.

2 Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. 

3 Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah. 

4 Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

- Mencari artinya berusaha untuk mendapatkan sesuatu.

- Pikirkanlah artinya meletakkan pikiran pada sesuatu

- Perkara yang diatas berbicara perkara yang disurga

- Perkara yang dibumi: perkara yang fana atau sementara.

FT menasehatkan Cari dan pikirkan perkara yang diatas bukan yang dibumi.

Kita akan lihat 5 hal yang akan kita lihat.

1. Mengapa kita harus memikirkan perkara yang diatas.

Kalau FT memberikan satu nasehat berarti ada alasan dari nasehat FT itu.

Mengapa kita harus cari dan pikirkan perkara dan yang diatas?

a. Fil.3:20 Karna kewarganegaraan kita adalah didalam sorga.

Warga negara artinya semua penduduk di suatu negara atau bangsa yang berdasarkan keturunan, tempat kelahiran, dan sebagainya, serta memiliki hak dan kewajiban penuh sebagai seorang warga negara di negara tersebut.

Artinya warga negara kita dibumi ini hanya sementara karena warga negara kita yang sebenarnya adalah di dalam sorga. Karena itulah kita harus mencari perkara yang disorga. Didunia kita hanya menumpang sementara.

b. Pkh.2:11. Karena segala sesuatu yang dibumi ini adalah kesia-siaan.

Dikatakan sia-sia, karena semua yang ada di dalam dunia ini fana adanya.

Band. Matius 16:26 (TB)  Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?

c. Karena Kedatangan Yesus kedua kali yang semakin dekat.

2. Bagaimana cara mencari dan memikirkan perkara yang diatas?

a. Kol.3:1a. Kalau kita sudah di bangkitkan bersama dengan Kristus.

Dibangkitkan sama dengan dihidupkan.

Artinya sebelumnya kita mati.

Kapan kita sudah di bangkitkan bersama dengan Kristus?

Efesus 2:4-6 (TB)  Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, 

5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita — oleh kasih karunia kamu diselamatkan --

6 dan di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga.

Jadi kita dibangkitkan bersama dengan Kristus waktu Yesus menyatakan kasihNya yang besar kepada kita.

Kapan Yesus menyatakan kasihNya yang besar? Waktu kita diselamatkan dari dosa-dosa dan kesalahan kita.

b. Kol.3:3. Kalau hidup kita tersembunyi bersama dengan Kristus.

Apa maksud kita tersembunyi disini:

- Hidup kita dilingkupi (ditudungi, diselubungi) oleh Kristus.

Artinya yang kelihatan dalam hidupnya adalah Kristus.

Galatia 2:20 (TB)  namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku. 

3. Apa perkara yang diatas itu?

a. Mat.6:33. Kerajaan Allah dan kebenarannya.

Apa kerajaan Allah itu?

Roma 14:17 (TB)  Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

b. Filipi 4:8 (TB)  Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. 

4. Apa perkara yang dibumi?

1 Yohanes 2:16 (TB)  Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

- Keinginan Daging, Gal.5:19-21.

- Keinginan Mata.

Mata itu berkaitan erat dengan hati.

Apa yang kita lihat akan menimbulkan berbagai keingininan. Jika kita tidak jaga dapat membuat kita tersandung atau jatuh.

Amsal 27:20 (TB)  Dunia orang mati dan kebinasaan tak akan puas, demikianlah mata manusia tak akan puas. 

Lukas 11:34 (TB)  Matamu adalah pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu.

- Keangkuhan Hidup. 

Kata lainnya kesombongan. Menghargai diri lebih dari orang lain.

5. Janji Tuhan bagi orang yang mencari dan memikirkan Perkara yang di atas.

Kolose 3:4 (TB)  Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.


Kapan Kristus menyatakan diriNya? Waktu kedatanganNya yang kedua kali.

Sabtu, 29 Agustus 2020

Proses Penantian Roh Kudus

Pdt. Syam Manampiring - Bekasi



PROSES PENANTIAN ROH KUDUS

Kisah Para Rasul 1:4 (TB)  Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang — demikian kata-Nya —"telah kamu dengar dari pada-Ku.


Kisah Para Rasul 1:5 (TB)  Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."


Beberapa informasi yang beredar, kita Pantekosta lah yang pertama kaki di lawat oleh Tuhan. Ada banyak gereja bangga memuji Tuhan dengan upaya apapun hanya untuk menyenangkan Tuhan, tapi tidak ada pekerjaan Tuhan di dalam hidup mereka. Memuji Tuhan itu baik, tapi yang lebih baik adalah jika Tuhan datang dalam hidup kita dengan kuasa Roh Kudus. Ini baru istimewa.


1. Roh Kudus di Janjikan.

Ketika Yesus naik kesorga, Ia berpesan kepada murid2-Nya aga tidak meninggalkan Yerusalem sebelum Roh Kudus turun ke atas mereka.


Sebelum penuh dengan Roh Kudus, Petrus menyangkal Yesus. Tapi ketika penuh dengan Roh Kudus, Petrus memenangkan 3000 jiwa dalam pelayanannya.


2. Roh Kudus harus diminta.

Artinya tidak datang sendirinya. Makanya ada doa 10 malam untuk dipenuhi dengan Roh Kudus. Kita akan disingkirkan dengan Roh Kudus ketika Antikristus datang memerintah.


Lukas 11:13 (TB)  Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."


Saat ibadah, kita memberikan sesuatu kepada Tuhan. Ini dari kita kepada Tuhan. Tapi dari Tuhan kepada kita itu yang istimewa, yaitu kuasa Roh Kudus. Dan ini kita harus kita minta.


3. Roh Kudus Turun. 

Kisah Para Rasul 1:8 (TB)  Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."


Jadi Roh Kudus itu harus kita minta supaya turun dalam hidup kita.


Yohanes 20:22 (TB)  Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: "Terimalah Roh Kudus.


Cara kerja Roh Kudus berbeda kepada satu dengan yang lain, tidak seragam. 


4. Roh Kudus Masuk Dalam Hati.

Setelah Roh Kudus turun  Roh Kudus masuk ke dalam hati kita.


Yohanes 7:37-38 (TB)  Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!

38 Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."

39 Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.


5. Roh Kudus Memenuhi.

Orang yang menyembah Tuhan belum tentu penuh Roh Kudus.


Kisah Para Rasul 2:4 (TB)  Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.


Ketika kita menyembah Tuhan dengan bahasa kita, itu kita dengan Tuhan. Taoi saat kita penuh dengan Roh Kudus, itu Tuhan dengan kita.


Karena itu selalu minta Roh Kudus untuk memenuhi kehidupan saudara.






 

Sabtu, 15 Agustus 2020

Mengenal Allah Secara Pribadi

Khotbah Minggu, 16 Agustus 2020



Pembicara: Pdt. Samuel M. Karundeng


Yohanes 17:3 (TB)  Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

Kalau kita perhatikan ayat 3 Yohanes 17 ini, disana kita dapat belajar bahwa mengenal Allah itu sama artinya mengenal Yesus. Mengenal Yesus sama artinya mengenal Allah. Mengapa? Karena Yesus itu adalah inkarnasi Allah waktu diutus kedalam dunia untuk menyelamatkan manusia dari dosa.

Mengenal Allah yang saya sampaikan hari ini adalah mengenal Allah secara pribadi bukan kata orang.

Ada banyak orang Kristen mengenal Allah tapi kata orang. Mengenal seseorang belum berarti mengenal dan mengetahui secara pribadi orang tersebut. Kita bisa saja ketahui rupa dan namanya tapi kita tidak tau siapa dia sesungguhnya.

Demikian juga dengan mengenal Tuhan. Banyak orang berpikit bahwa kalau mereka sudah percaya Yesus mereka  sudah mengenal. Padahal percaya dengan mengenal itu berbeda.

Kita akan lihat 3 hal dalam firman Tuhan ini:

1. Apakah mengenal Allah Secara Pribadi itu?

Mengenal Allah secara pribadi itu bukan perkenalan biasa, tapi pengenalan yang didapat dari huhungan pribadi yang sangat dekat dan erat dengan Allahnya.

Kata "mengenal" dalam bahasa Yun: Ginosko, Ibrani: Yada. Ginisko atay Yada iyu artinya memperoleh pengetahuan dari pengamatann atau dari pengalaman pribadi.

Pengenalan akan Allah sangat menentukan sejauh mana kita hidup di dalam Dia, sejauh mana kita merasa aman di tengah-tengah hidup yang sarat akan tekanan. Tahun 2020 ini adalah tahun yang penuh dengan tekanan karrna pandemi covid-19. Apakah kita merasa aman atau tidak merasa aman? Yang mengenal Allahnya secara pribadi, ia tidak pernah takut, karena Ia tahu Tuhan yang ia kenal pasti melindungi dan menolong dia.

Yohanes 4:22 (TB)  Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.

Ini berarti seseorang bisa menyembah Allah tanpa ia mengenal Allah yang ia sembah. Mengenal Allah secara pribadi itu artinya mengerti, memahami Allah sama seperti seorang anak mengerti dan mamahami kedua orang tuanya atau seperti suami memahami dan mengenal istrinya.

Yeremia 9:24 (TB)  tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN." 

2. Bagaimana Hidup Orang Yang Mengenal Allah itu?

1 Yohanes 2:3-6 (TB)  Dan inilah tandanya, bahwa kita mengenal Allah, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya. 

4 Barangsiapa berkata: Aku mengenal Dia, tetapi ia tidak menuruti perintah-Nya, ia adalah seorang pendusta dan di dalamnya tidak ada kebenaran.

5 Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia.

6 Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup. 

a. Menuruti perintah-perintahNya.

(T.Lain: mentaati atau memelihara)

Kalau seseorang berkata mengenal Allah tapi tidak menuruti perintahNya ia adalah seorang pendusta, dan didalamnya tidak ada kebenaran (ay.4).

Tapi jika orang tersebut menuruti firman Tuhan: Sungguh-sungguh sudah sempurna kasih Allah dalam hidupnya, ia ada di dalam Dia, dan hidup sama seperti Dia (ay 5).

Kesimpulan perintah Tuhan itu adalah kita hidup dalam kasih Allah. Mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama.

b. Orang itu mengalami hidup yang kekal.

Yohanes 17:3 (TB)  Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.

Kenapa mengenal Allah, mengalami hidup yang kekal? 

- Karena Yesus itu satu-satunya Allah yang benar. Berarti di luar Yesus bukan Allah yang benar tapi berhala-berhala.

- Karena Yesus Allah yang benar itu adalah hidup yang kekal.  I Yoh.5:20-21.

c. Hosea 6:3. Tuhan akan datang seperti fajar dan hujan kepada orang itu.

Datang seperti fajar artinya hilangnya kegelapan dalam hidup kita, dan datangnya hidup yang baru.

Datang seperti hujan artinya Allah ingin turunkan berkat kepada mereka yang mengenal Dia secara pribadi.

3. Bagaimana Hidup Orang Yang Tidak Mengenal Allah? 

1. Efesus 4:17-19

a. Ay. 17. Pikirannya sia-sia.

b. Ay. 18. Pengertiannya gelap.

c. Ay. 18. Hatinya degil.

d. Ay. 19. Perasaannya tumpul.

2. Pergaulan orang itu buruk.

1 Korintus 15:33 (TB)  Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik. 

3. Hosea 4:6. Mengalami kebinasaan.



Sabtu, 01 Agustus 2020

Waspada Tipu Muslihat Iblis

IR Minggu, 02 Agustus 2020


Pdt. Samuel M. Karundeng.

Efesus 6:11 (TB)  Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis; 

Dalam ayat ini kita melihat ada kata "tipu muslihat iblis".

Karena itu judul firman Tuhan yang saya mau sampaikan pagi ini, saya beri judul: Waspada Tipu Muslihat Iblis.

Waspada artinya berhati-hati atau  berjaga-jaga.

Waspada yang dimaksud dalam firman Tuhan ini adalah waspada terhadap tipu muslihat Iblis. Ini artinya Iblis pandai melakukan tipu muslihat.

Tipu muslihat itu sama dengan siasat, tipu daya, kebohongan, ketidak jujuran.

Mengapa Iblis memakai tipu muslihat? Karena kuasa Iblis sudah dikalahkan atau dihancurkan oleh Yesus di kayu salib.

Yohanes 8:44 (TB)  Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.

Semua tipu muslihat Iblis ini untuk menggoyahkan iman kita, supaya iman kita gugur atau kandas.

Kita lihat 2 hal:
1. Apa saja tipu muslihat Iblis itu?

a. Berupa godaan kekayaan duniawi.
Waktu oranh percaya mengalami godaan kekayaan duniawi, maka dalam pikiran orang percaya itu mengatakan bahwa kekayaan adalah segalanya atau terutama dalam hidupnya. Karena itu ia berusaha sekuat tenaga untuk dalat kekayaan duniawi itu.

Apa yang Alkitab katakan tentang kekayaan duniawi?
Matius 13:22. Kekayaan duniawi itu punya tipu daya di dalamnya. Waktu orang kena tipu daya kekayaan duniawi ini ia sama dengan semak duri (keadaan hati orang itu). Waktu ia mendengar firman Tuhan, firman Tuhan yang ia dengar itu akan terhimpit oleh tipu daya kekayaan sehingga orang itu tidak bertumbuh dan berbuah.

Amsal 11:4, kekayaan pada hari kemurkaan tidak berguna, tak bisa memberi jaminan keselamatan. Hanya kebenaran yang melepaskan orang dari maut.

Kalau Iblis gagal memakai hal ini, Iblis akan membuat kita jatuh miskin, menderita, bangkrut dan mengalami malu.

Semua yang iblis lakukan dengan tipu muslihatnya ini untuk menggoyahkan iman kita supaya gugur dan kandas iman kita.

b. Kalau kita sudah menikah, Iblis akan goda kita akan ketertarikan kita kepada pria atau wanita lain supaya terjadi dosa perzinahan atau perselingkuhan.

Berapa banyak hari-hari ini pernikahan hancur karena tertarik dengan pasangan yang lain.

Kalau Iblis gagal dalam hal ini, Iblis akan menghadirkan pertengkaran kecil untuk menghancurkan kebahagiaan pernikahan itu. Ini yang Iblis kerjakan kepada kita di akhir zaman.

1 Korintus 7:2 (TB)  tetapi mengingat bahaya percabulan, baiklah setiap laki-laki mempunyai isterinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri.

Kenapa Rasul Paulus ingatkan ini? Karena ada bahaya dalam pernikahan.

Ibrani 13:4 (TB)  Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.

Karena itulah kita harus berjaga-jaga.

c. Godaan kesombongan rohani dalam hidup jemaat dan pelayan Tuhan.
Orang yang sombong rohani menggunakan firman Tuhan untuk membangun dirinya sendiri dan menjatuhkan orang lain.

Contoh: 
- Memamerkan pencapaiannya. 
- Suka menyerang pembicaraan orang lain.
- Membicarakan kasih tapi tidak lakukan kasih. 
- Terus berbicara tapi tidak mau mendengar.

Kalau Iblis gagal dalam hal ini, Iblis akan memakai saudara seiman, keluarga dalam Tuhan untuk mempermalukan, menuduh dan mengejek supaya dia kecewa dan meninggalkan Tuhan.

Yudas 1:18-19 (TB)  Sebab mereka telah mengatakan kepada kamu: "Menjelang akhir zaman akan tampil pengejek-pengejek yang akan hidup menuruti hawa nafsu kefasikan mereka." 
19 Mereka adalah pemecah belah yang dikuasai hanya oleh keinginan-keinginan dunia ini dan yang hidup tanpa Roh Kudus.

d. Untuk orang-orang muda di dalam Tuhan, Iblis akan goda mereka untuk jatuh cinta dengan orang-orang yang tidak percaya supaya mereka jauh dari Tuhan dan meninggalkan Tuhan. 

2 Korintus 6:14 (TB)  Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?

e. Godaan Pesta Pora, kemabukan dan kepentingan-kepentingan duniawi.
Lukas 21:34. Iblis pakai tipu muslihat ini supaya waktu hari Tuhan datang, ini akan menjadi jerat buat kita.

Kalai Iblis gagal dalam hal ini, Iblis akan mendatangkan kutuk sakit penyakit supaya kita kecewa dan murtad lalu meninggalkan Tuhan.

Kutuk ini bisa diwariskan ke keturunan berikutnya. Kutuk ini hanya bisa di putus dengan pertobatan.

f. Godaan dengan firman Tuhan palsu atau yang menyesatkan.
Tujuannya adalah supaya kita tidak bertumbuh dengan benar lalu gagal menjadi mempelai Kristus. Ini berbicara tentang hamba-hamba Tuhan.

Orang-orang yang bisa kena firman Tuhan Palsu ini ditulis dalam 2 Tim.4:3, orang-orang yang senang telinganya di puaskan. Tujuannya supaya orang itu tidak bertumbuh benar. Dan kalau sudah tidak benar, maka orang itu gagal menjadi mempelai Kristus.

Hosea 4:6 (TB)  Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu. 

2. Bagaimana Cara untuk kita bisa mengalahkan tipu muslihat Iblis.
Efesus 6:11, mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah. 

Untuk apa seluruh perlengkapan senjata Allah ini? Untuk 2 hal:

a. Untuk kita dapat bertahan.
Bertahan artinya: tetap pada tempatnya, tidak akan menyerah, berdiri teguh (ini tindakan pasif)

b. Untuk kita melawan.
Menghadapi berperang melawan Iblis (tindakan aktif).

Efesus 6:13 (TB)  Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu.

Sabtu, 25 Juli 2020

BERAKAR, BERTUMBUH, BERBUAH


Pembicara: Pdt. Samuel M. Karundeng

Kolose 2:7
Kalau kita mendengar kata Berakar, Bertumbuh dan Berbuah, ini menggambarkan dunia tumbuh-tumbuhan. Dunia tumbuh-tumbuhan pasti mengalami proses ini.

Berakar: mendalam benar.
Bertumbuh: hidup, berkembang, bertambah besar.
Bebuah: menghasilkan buah

Tiga tahap ini, harus kita lalui sebagai orang percaya.

Orang percaya yang berakar berarti dia memiliki dasar yang kuat dalam hidupnya. Setelah itu dia harus bertumbuh. Bertumbuh berarti membangun hidup rohaninya. Kemudian ia berbuah. Berbuah artinya dia menghasilkan buah.

Kalau orang percaya memiliki 3 hal ini, orang percaya itu pasti orang yang siap menyambut kedatangan Tuhan yang kedua kali.

1. Berakar.
Dari kata dasar akar, sesuatu yang membuat pohon tidak goyah, tidak akan keluar dari tanah. Membuat pohon dapat beridiri dengan tegak, walaupun ada angin besar menerpanya ia tidak akan tumbang, tidak akan roboh karna akar itu menunjang dia. Akar juga membuat pohon bertumbuh, berbuah, karna akar itulah yang menghisap sari-sari dalam tanah.

Apa yang dapat membuat hidup orang percaya berakar? Ada 3 hal:

a. Firman Tuhan.
Firman Tuhan yang mana yang harus kita milik?

Lukas 6:47-48.
Firman Tuhan yang kita dapatkan dan kita lakukan waktu kita datang kepada Tuhan.

b. Iman.
Iman yang mana?

Yudas 20.
Iman yang paling suci.
Iman yang paling suci itu adalah iman yang benar, iman yang disertai dengan hidup dalam kesucian.

c. Roh Kudus. Yoh.14:16.

2. Bertumbuh (hidup, berkembang, bertambah besar.)

Artinya tidak anak-anak lagi tapi bertumbuh menjadi dewasa.

Bertumbuh dalam hal apa?
2 Pet.3:18. Bertumbuh dalam dua hal:
- Bertumbuh dalam kasih karunia
- Bertumbuh dalam Pengenalan akan Tuhan Yesus Kristus.

Apakah bertumbuh dalam kasih karunia itu?
a Kita meresponi mensyukuri kasih karunia itu. Kata lainnya berterima kasih atas karunia yang Tuhan berikan kepada kita.

Kasih Karunia apa?
Ef.2:8-9 Kasih karunia keselamatan.

b. Dia pelihara kasih karunia itu.
Caranya: Fil.2:12, kita kerjakan keselamatan kita dengan takut dan gentar. Salah satunya tidak akan menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita. Orang itu pasti rajin beribadah kepada Tuhan. Bukan saja di hari Minggu, tapi juga di hari-hari lain.

c. Kita melakukan hal-hal yang benar.
Roma 6:1-2. Kalau bekerja, bekerjalah dengan benar. Kalau berbisnis, berbisnislah dengan benar. Kalau melayani, melayanilah dengan benar.

Apakah bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan Yesus Kristus? Meningkatnya kualitasnya hidup kekristenan kita, bukan biasa-biasa saja, apa lagi merosot.

Hosea 6:3a. Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal Tuhan

Yohanes 17:3. Waktu kita bertumbuh mengenal Yesus kita, ayat katakan "inilah hidup yang kekal itu".

3. Berbuah (Menghasilkan buah atau ada buahnya.)

Kenapa harus menghasilkan buah?
Yohanes 15:8.
- Supaya Bapa kita di permuliakan.
- Membuktikan bahwa kita murid-murid Yesus.

Bagaimana supaya kita berbuah?
Yoh.15:4, kita harus tinggal di dalam Yesus (melekat, menyatu dengan Yesus).

Sabtu, 18 Juli 2020

PAKAIAN PUTIH

Minggu, 19 Juli 2020

Wahyu 3:4
Sardis adalah sebuah kota. Kalau kita melihat Wahyu pasal 2 dan pasal 3 di sana ditulis tentang 7 (tujuh) sidang jemaat Tuhan, yaitu Jemaat Efesus, Jemaat Smirna, Jemat Pergamus, Jemaat Tiatira, Jemaat Sardis, Jemaat Filadelfia, Jemaat Laodikia. Tujuh sidang jemaat ini menggambarkan gereja Tuhan dari masa ke masa sampai masa gereja Tuhan di Akhir Zaman. Salah satu jemaat yang ditulis di sana adalah Jemaat yang ke lima atau Jemaat Sardis.

Jemaat Sardis adalah jemaat yang di katakan hidup tapi sebenarnya mati.

Hidup dan mati itu sangat berlawanan. Kalau Hidup itu ya hidup kalau mati ya mati.

Hidup itu artinya: masih ada, masih bergerak, bernyawa, beraktifitas. Sedangkan Mati itu artinya tidak ada, tidak bergerak, tidak bernyawa, tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

Siapa yang mengatakan jemaat Sardis ini adalah jemaat yang hidup? Adalah orang-orang pada saat itu. Sedangkan yang mengatakan jemaat Sardis mati adalah Tuhan.

Mereka dikatakan hidup karena mereka masih beraktifitas, bergerak, terlibat dalam pelayanan, rajin beribadah tapi Tuhan melihat jemaat ini jemaat yang mati.

Mengapa pernyataan Tuhan tentang Jemaat Sardis ini berbeda?
Jawabannya: I Sam 16:7; Lukas 16:15
Karena manusia melihat yang di luarnya, tapi Tuhan melihat hati bagian dalam.

Seringkali kehidupan Kekristenan kita seperti jemaat Sardis ini. Diluar kita tunjukin kepada orang bahwa sepertinya kita melayani, kita rajin ibadah, padahal dihadapan Tuhan kita mati.

Dari sekian banyak orang di jemaat Sardis ini, hanya sebagian kecil saja yang tidak mencemarkan pakaiannya. Ay. 4.

Apa yang Tuhan katakan tentang jemaat Sardis yang tidak mencemarkan pakaiannya ini? Mereka akan berjalan bersama Tuhan dengan pakaian putih.

Apakah sebenarnya pakaian itu?
Pakaian adalah lambang karakter, lambang perilaku, lambang sikap hidup kita.

Pakaian putih ini adalah:
1. Pakaian Kebenaran.
2. Pakaian Kesucian
3. Pakaian Kemenangan

Untuk kita dapat memiliki pakaian putih ini, syaratnya adalah kita tidak boleh mencemarkan pakaian kita.

Dengan apa mereka mencemarkan Pakaian mereka? Jawabannya Ay.1-2, yaitu dengan melakukan pekerjaan yang mati.

Pekerjaan yang mati adalah Pekerjaan yang tidak sempurna (tidak lengkap) di hadapan Tuhan.

Apa pekerjaan yang mati?
Pekerjaan yang mati adalah satu pekerjaan yang dilakukan dengan setengah hati, tidak sungguh-sungguh, hanya mencari perkenanan manusia dan bukan perkenanan Tuhan.

Ex: Para pelayan Tuhan yang suka datang terlambat.

Kolose 3:23 (TB)  Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Inilah ayat yang dilakukan oleh orang-orang yang hidup di hadapan Tuhan.

Wahyu 3:1-3, firman Allah berkata bahwa kalau ada orang yang melakukan pekerjaan mati seperti ini, bertobatlah!

Mengapa harus menggunakan pakaian putih:
1. Ay.4. Karena ini pakaian yang layak di hadapan Tuhan.
Orang yang berjalan bersama Yesus, orang itu harus mengenakan pakaian putih bersama dengan Aku.

2. Wahyu 19:7-8. Supaya kita dapat masuk dalam pesta perkawinan Anak Domba Allah.
Paulus berkata: kita telah di pertunangkan dengan Kristus. Itu artinya bahwa dengan kita telah di pertunangkan dengan Kristus suatu kita akan masuk dalam pesta perkawinan.

3. Wahyu 3:5. Supaya namanya tidak dihapus dalam kitab kehidupan.

Kitab kehidupan adalah kitab yang berisi daftar nama-nama orang yang diselamatkan. Nama-nama ini bisa terhapus kalau orang tidak hidup dalam kebenaran. Agar nama kita tercatat atau terdaftar dalam buku kehidupan ini, kita harus memakai pakaian putih.

Bagaimana kehidupan orang-orang yang namanya terdaftar dalam buku kehidupan tersebut?

1. Daniel 12:1. Akan luput dari kesesakan besar yang akan terjadi, yaitu suatu kesesakan yang belum pernah terjadi dan tidak akan terjadi lagi.

Apa kesesakan besar itu?
Mat.24:21-22, adalah satu aniaya yang belum pernah terjadi dan tidak akan terjadi lagi. Masa kesesakan besar ini akan terjadi pada masa pemerintahan Anti Kristus.

2. Wahyu 20:15. Tidak dilemparkan ke dalam lautan api yang menyala-nyala atau api neraka.

3. Lukas 10:20. Bersukacita.
Bersukacita itu sama artinya dengan bergembira, hatinya senang.

Mari, siapkan dirimu menyambut kedatang Yesus yang kedua kali, jangan cemarkan pakaianmu, dan tetap sungguh-sungguh kepada Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati.